Short Family Trip to Bandung

Kiputih Satu, Bandung
Kiputih Satu, Bandung

Bandung nggak pernah kehabisan tempat baru untuk dikunjungi – dan bagiku, ada banyak alasan untuk liburan di Bandung. Meski menarik, seringkali kami mengurungkan niat untuk berlibur ke sana – bukan karena jaraknya, namun karena ngebayangin macetnya perjalanan yang sering bikin kita nyerah duluan.

Entah apa yang tiba-tiba melintas di kepala kami, karena aku dan suami akhirnya nekat berangkat ke Bandung di saat semua orang justru sedang nggak merekomendasikan untuk berlibur ke Bandung gara-gara ada pelebaran ruas tol di daerah Cikarang. Nggak mau kena macet sendiri, kami sepakat janjian dengan sahabat kami. Hehehe. Shout out to Papa Andy, Mama Selly, dan Kakak Kinkin.

Bandung sangat dinamis. Selalu ada yang baru di Bandung dan sebagian besar menarik. Beberapa tempat di bawah ini adalah tempat-tempat yang menyenangkan bagi kami – dan menurutku, layak juga untuk diinformasikan kepada teman-teman yang lain. Mungkin beberapa ada yang sudah mencoba, karena memang nggak semua tempatnya baru. Untuk yang belum mencoba, semoga bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi ya!

To Sleep:
Blackbird Hotel Bandung – Instagram, Website

Blackbird adalah freshly new hotel milik Maja Group (yang sudah lebih dulu dikenal dengan masterpiece seperti Maja House, Stevie G dan Oliver’s Hostelry). Di sini hanya ada 3 jenis kamar: Small, Medium, dan Large. Meski tidak mencoba kamar Large-nya, namun ternyata kamar Medium-nya sudah cukup nyaman. Interior yang modern, minimalis dan astetik menjadikan Blackbird sebagai hotel yang Instagram-worthy. Beberapa hal yang kami suka dari Blackbird Hotel adalah harganya yang relatif terjangkau (hanya IDR 600.000 per malam), ukuran kamarnya yang cukup luas, dan in-room dining-nya yang dikirim langsung dari Maja House.

PS: Bagi yang belum tau, Blackbird Hotel juga punya secret service. Mereka menyediakan 2 buah fresh pijamas yang diganti setiap hari. Fasilitas ini hanya diberikan bagi yang rikues langsung. If you don’t, then you’ll miss this awesome stuff.

To Have Breakfast:
Kiputih Satu Bake & Dine – Instagram

Tempat ini sebenernya tidak baru, namun sudah ada sejak akhir 2016. Aku saja yang memang sudah lama nggak ke Bandung jadi belum sempat ke sini. Direkomendasikan sama sahabatku Selly, akhirnya kami memutuskan buat sarapan di sini. Kenapa sarapan? Simple sih, karena kami tiba di Bandung kecepetan – meskipun surprisingly, Kiputih Satu memang paling pas untuk sarapan. Menu sarapannya ada beragam dan ENAK SEMUA. Udaranya juga sejuk, mengingat posisinya yang menghadap langsung ke pepohonan di sebrang sungai di samping Kiputih Satu. Satu kata yang pas untuk menggambarkan Kiputih Satu adalah: homey.

To Visit:
Keep Keep Musik – Instagram, Website
Kandura Keramik – Instagram, Website

Dua tempat ini kebetulan berada dalam satu kompleks yang sama dengan Kiputih Satu. So basically, sekali mendayung, dua-tiga pulau terlampaui. Keep Keep Musik ini menjual vinyl musik yang cukup beragam (meskipun dibandingkan dengan toko vinyl di Jakarta, menurutku Keep Keep Musik sedikit lebih mahal), sedangkan Kandura Keramik menjual tableware yang unik & keren. Meskipun showroom-nya berada di Bandung, ternyata Kandura juga punya warehouse di Tangerang Selatan.

Pasar Kontemporer Sarijadi – Instagram

Pasar Kontemporer Sarijadi buatku cukup jaw-dropping sih. BAGUS BANGET. Saking bagusnya, sampe ragu ini tuh pasar atau galeri seni ya? Tempatnya artsy, bersih, dan wangi – jauh dari stereotype pasar yang kita kenal selama ini. Okupansi pasar ini masih tergolong rendah. Sebagian besar penjual baru memenuhi lantai dasar, padahal ada 4 lantai di pasar ini. Jadi kalau niatnya mau belanja, udah pasti Pasar Sarijadi bukanlah tempat yang tepat. Terus ngapain dong? Kita sih di sana beli cemilan dan foto-foto aja. Hehehe.

To Have Coffee:
Mimiti Coffee – Instagram

Mimiti Coffee adalah satu dari sekian banyak coffee shop yang hip di Bandung. Definitely not a new place, karena sudah ada sejak pertengahan 2016. Buat aku dan suami, Mimiti ini lebih dari sekedar tempat ngopi kekinian, karena kopinya memang enak. In fact, sahabat kami yang tadinya nggak pernah suka kopi akhirnya jadi suka kopi. Cool right? Downside dari Mimiti Coffee adalah area outdoor-nya yang banyak nyamuk. Apakah baby friendly? Jawabannya juga engga sih, karena mereka tidak menyediakan baby chair untuk anakku. Last advise, mengingat tempatnya cukup hits bagi muda-mudi Bandung dan Jakarta, the best time to visit Mimiti is definitely in the early morning.

Ada rekomendasi tempat-tempat lain yang harus dicoba untuk kunjungan selanjutnya di Bandung? Please leave a comment below ya. I really appreciate it!

2 thoughts on “Short Family Trip to Bandung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s