Koper Hilang saat Terbang Bersama Tigerair Australia

Here comes the story I’ve been wanting to post for so long. Setelah sudah (benar-benar) move-on, bersabar dan ikhlas (karena 3 hal ini sangatlah berat), aku akhirnya menuliskan kisah kehilangan koperku saat terbang bersama Tigerair Australia.

An Nahl 96“Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar, dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” An-Nahl:96

Tigerair Australia Photo

Kronologis Kehilangan Koper

Pada awal November 2017 lalu, aku, suami dan anakku berlibur ke Australia. Setelah 6 hari di Melbourne, kami terbang ke Gold Coast menggunakan Tigerair Australia. Setibanya di Gold Coast Airport, kami menuju conveyor belt untuk pengambilan koper. Setelah menunggu lama hingga conveyer belt berhenti, hanya 1 dari 2 koper kami yang nampak. 1 koper kami lainnya nggak keluar. Seketika suamiku melapor pada petugas Tigerair Australia di bandara.

Sesuai prosedur, kami dibuatkan PIR (Property Irregularity Report) form. Menurut petugas, koperku kemungkinan besar tertinggal di Melbourne – bukan hilang – namun mereka nggak bisa mengkonfirmasi karena Tigerair Australia di Melbourne nggak menjawab telepon. Kami diminta menunggu hingga 24 jam kedepan.

Keesokan harinya, nggak ada kabar sedikitpun dari Tigerair Australia. Karena resah, aku memaksa suamiku untuk menelpon Aerocare Australia di Gold Coast Airport. Aerocare adalah perusahaan mitra yang ditunjuk oleh Tigerair untuk mengurus ground handling. Lebih dari 5 kali menelpon, namun nggak ada jawaban sama sekali. Very frustrating!

Suamikupun lantas menelpon hotline customer service Tigerair Australia. Dijawab sih, tapi kami tetap diminta untuk menelpon Aerocare di Gold Coast Airport. Kami terus diping-pong hingga akhirnya diminta untuk menulis email ke Aerocare yang bertugas di Gold Coast Airport dan Melbourne Airport. Detik itu juga, kami langsung melakukannya.

Email kami (akhirnya) dibalas. Aerocare menanyakan beberapa hal seperti: apa isi koper, merek, warna, material, dikunci atau tidak, dsb. Sambil menunggu email balasan, sore harinya iseng-iseng kami kembali ke Gold Coast Airport – berharap koperku tiba-tiba ada di Lost & Found. Sayangnya, we’re only hoping for a miracle. Nggak ada petugas Aerocare yang bertanggung jawab dan menyelesaikan kasus ini. Kamipun (lagi dan lagi) diminta menghubungi hotline customer service.

Hari berganti hari hingga akhirnya Aerocare Gold Coast Airport mengkonfirmasi bahwa koper saya sudah masuk ke dalam pesawat dan tiba dengan selamat di Gold Coast Airport. Apa buktinya? Tidak ada – kami hanya dipaksa untuk percaya. Menurut Aerocare, koperku dicuri oleh penumpang lain. Lagi lagi ini hanya asumsi, tanpa bukti sedikitpun. Kami meminta rekaman CCTV, namun tentu saja ditolak. Kami akhirnya diminta untuk membuat laporan kepolisian di kantor polisi setempat.

Kami resah. Apa kompensasi Tigerair Australia atas kerugian material dan immaterial ini? Kami buka websitenya, ternyata ada, tapi mereka memilih menghindar. Karena ini kasus pencurian (yang tak dapat dibuktikan), Tigerair Australia nggak mau bertanggung jawab dan menolak memberikan kompensasi.

Nggak puas dengan simpulan akhir Tigerair Australia, kami menghubungi Aerocare kembali. Bukannya minta maaf, mereka berbalik memaki suamiku dan berbicara dengan nada tinggi. Berusaha melepas tanggung jawab, Aerocare melimpahkan kasus ini kepada Charles Taylor. Charles Taylor adalah adalah agensi yang ditunjuk untuk mengurus claim konsumen atas kasus kehilangan. Hasilnya? Sia-sia. Charles Taylor meminta kami untuk berhenti menghubungi mereka baik melalui email dan telepon.

Membuat Laporan Kepolisian & Curhat di Media Sosial

Percayalah, hari-hari kami di Gold Coast nggak terasa seperti liburan. Kami lelah, fisik dan mental. Dengan mengumpulkan semangat yang tersisa, kami mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan. FYI, untuk kehilangan properti di bawah USD 3,000, kami cukup menelpon Police Link atau membuat laporan online. Tapi memang ini semua hanya teori. Hingga kepulangan kami kembali ke Indonesia, nggak ada bantuan apapun dari kepolisian Australia.

Kisah kami ini lantas kami bagi di media sosial. Banyak travellers dan travelling communities yang membantu membagi saran. Sebagian besar meminta kita untuk mengikhlaskannya, mengingat reputasi Tigerair Australia dalam hal ini memang sangat buruk (fakta dan reputasi Tigerair Australia bisa dibaca di sini). Beberapa orang menyuruh kami untuk melapor ke Airline Customer Advocate Australia (ACAA). Ini adalah layanan advokasi gratis untuk penumpang pesawat yang merasa dicurangi oleh maskapai. Hasilnya? Tentunya sia-sia. Kami akhirnya memahami fakta bahwa ACAA didanai langsung oleh (salah satunya) Tigerair Australia.

Tigerair Australia Check In

Tips Meminimalisir Resiko Kehilangan Koper:

  • Saat check-in, pastikan tag/label ditempel dengan baik dan benar oleh petugas ground-handling.
  • Kemungkinan besar koper kita mirip dengan koper orang lain. Make them unique! Beri pita, gambar atau pin di handle-nya.
  • Tulis data diri (nama lengkap, nomor HP, alamat) di luggage tag/bag tag.
  • Pastikan koper dalam pengamanan ekstra, seperti: password angka, gembok dobel, dan plastic wrapping.
  • Simpan barang berharga seperti laptop/kamera di cabin, bukan bagasi.
  • Dokumentasikan koper saat di bandara. Jika sempat dan memungkinkan, rekam video singkat ketika sedang check-in (sekalian untuk Insta Story bisa ya).
  • Ini yang nggak kalah penting: Beli Asuransi Perjalanan (hanya sekitar Rp. 75,000 hingga Rp. 100,000). Saat koper hilang, asuransi akan mengganti kehilangan ini (sesuai nilai manfaat yang tertulis). Memang sih, barang-barang sentimental kita nggak bisa terganti, tapi minimal bisa meminimalisir kerugian material kan.

Semoga kisah ini bermanfaat untuk teman-teman yang sudah menyempatkan diri untuk membaca ya. Yang terpenting, semoga kejadian yang serupa tidak terjadi pada kalian. Finger crossed!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s