Pertolongan Pertama saat Anak/Bayi Flu (Batuk dan Pilek)

Anak/Bayi Flu Batuk & Pilek

Batuk dan pilek pada anak/bayi sangat sulit dihindari — apalagi dengan perubahan cuaca di Jakarta seperti sekarang. Pada orang dewasa saja, batuk dan pilek merupakan penyakit yang sering terjadi — apalagi anak/bayi.

Anakku Sophia mengalami batuk dan pilek pertamanya ketika ia berusia 3 bulan (Desember 2016). Sebagai orang tua baru, aku lumayan panik. Aku melakukan berbagai hal mulai dari membalur tubuh anakku dengan bawang merah, memberikan uap air panas dengan baskom, dan melembabkan udara dengan uap panas di kamar. Hasilnya, Sophia malah alergi — mengeluarkan bintik-bintik di kulit karena panasnya bawang. Tidurpun nggak nyenyak karena suhu udara kamar sengaja diatur nggak terlalu dingin.

Menyerah dengan cara-cara manual, apalagi batuk dan pileknya sudah mulai bikin badan anakku mulai demam, aku kemudian berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Anak (DSA). DSA-ku menyarankan untuk memberikan obat penurun panas hanya jika ia demamnya menyentuh angka 39 derajat celcius. Jika tidak, cukup diberikan obat flu/pilek NIPE Drop dan Bisolvon Larutan jika batuknya sudah sampai muntah.

Namun karena waktu itu Sophia masih berumur 3 bulan — meskipun Dokter sudah memberikan resep obat — aku tidak serta-merta memberikan obat-obat tersebut untuknya. Ini yang aku lakukan sebagai gantinya:

  • Meningkatkan frekuensi menyusui (ASI) — orang bilang, ASI adalah obat terbaik bagi bayi — and it’s easy and free, right? 🙂
  • Mengenakan pakaian yang nyaman dan sejuk ketika tidur.
  • Membalurkan Transpulmin ke seluruh badan dan telapak kaki.
  • Sebelum tidur, meneteskan 3 tetes inhalant Pure Kids di pakaian anak/bayi agar nafas lebih lega.
  • Apabila lendirnya sudah mulai meler, aku menyedot lendirnya dengan menggunakan nasal-aspirator merek Nosefrida.
  • Jika punya, aku memberikan Essential Oil (Young Living) melalui difuser di kamar agar udara di sekitar jadi lebih baik.

Meskipun progress sembuhnya lebih lambat (jika dibandingkan dengan memberi obat langsung), aku selalu menerapkan hal-hal tersebut ketika anakku terserang flu (pilek dan batuk). ASI, Transpulmin, Pure Baby dan Nasal Aspirator menjadi senjata utamaku. Bukan anti, tapi obat tetap aku siapkan di rumah sebagai bala bantuan jika tidak membaik.

Kalo Ibu-Ibu apa senjatanya? Please share ya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.