Terima kasih, Dokter Arief!

Welcome, March! Setelah 1 bulan absen menulis, kali ini aku akan secara spesifik menceritakan tentang salah satu orang yang paling berjasa dalam kelahiran anak kedua kami — Dr. Arief Gazali, SpOG — yang membuat aku dan suami begitu terkesan sejak pertama kali bertemu.

Kontrol Bulanan di RS MMC

Jika boleh mengingat — saat kami antri di RS MMC untuk pertama kalinya — kami bingung! Antriannya nggak panjang, tapi tiap orang menghabiskan 30-45 menit di dalam ruangan. Di RSIA biasanya bukannya mentok 30 menit aja?

Setelah aku dipanggil masuk, akhirnya kami tau alasan mengapa pasien-pasien sebelum kami menghabiskan waktu panjang saat konsultasi. Yup, itu karena beliau sangat consumer focus. Dengan sangat detail, ia menjelaskan USG kami. Semua pertanyaan dijawab dengan komprehensif. Tiap gambar yang tak dipahami dijelaskan hingga kami mengerti.

Hal lain yang begitu berkesan — Dr. Arief menghapus stigma kami bahwa RS MMC = mahal. In fact, ia nggak pernah meresepkan kami vitamin-vitamin “ajaib”. Semua intake bebas pilih sendiri (selama kandungannya sesuai). Print hasil USG juga nggak perlu, cukup bawa flashdisk aja (bahkan RS MMC yang menyiapkan flashdisknya).

Komunikasipun diizinkan melalui text. Setiap ada pertanyaan, ia dengan responsif membalas. Beberapa kali aku request untuk kontrol lebih pagi dan iapun tak menolaknya. Really appreciate it!

Saat Proses Persalinan

Sebelum mulai induksi (baca kisah lengkapnya di sini), aku dan suami diberikan pembekalan teori: apa syarat induksi, apa efeknya, termasuk alarm tanda bahwa persalinan sudah dekat. Ia juga menjelaskan bahwa pengecekan-dalam akan dilakukan setiap 6 jam. Sadar bahwa ini dapat membuat sang Ibu kurang nyaman, instensitasnya akhirnya dikurangi.

Yang juga kami kagumi — ia terus standby selama proses induksi 36 jam di Rumah Sakit. Meski tak selalu berada di ruang observasi, but he made sure that he’s around — either olah raga atau istirahat di ruang Dokter. Ini sangat jauh berbeda dengan persalinanku sebelumnya (baca kisah lengkapnya di sini).

Di persalinan sebelumnya, Dokter hanya datang saat pembukaan sudah lengkap dan aku siap melahirkan. Semua pengecekan-dalam dilakukan oleh bidan. Sebagai pasien tentu jadi lebih kurang tenang. Aku berfikir, jika terjadi sesuatu kepadaku dan janin, Dokter bisa terlambat dalam mengambil tindakan darurat.

Sesaat sebelum persalinan dimulai, ia meminta izin untuk melakukan episiotomi (sayatan pada perineum) karena kepala bayi cukup tertahan dan tindakan ini diperlukan. Meski ini haknya, namun gestur seperti ini harus diapresiasi.

Saat Setelah Proses Persalinan

Aku punya 1 permintaan saat sebelum induksi dimulai. Aku ingin menunda memutus tali pusar anakku dengan plasentanya karena aku berkeyakinan bahwa tali pusar anakku masih bekerja aktif meski telah lahir. Tak lama ko, hanya hingga IMD-ku selesai. Pada hari H, beliaupun melakukannya sesuai kehendaku.

Aku benar-benar minim trauma di proses persalinan ini, atau lebih tepatnya aku sangat bahagia karena dikelilingi oleh bidan-bidan handal, dokter yang sabar, dan suster yang sigap dengan segala keinginanku.

Aku pulih dengan sangat cepat. Tujuh jam pasca melahirkan, aku sudah berkumpul dengan kedua anakku dan diizinkan pulang keesokan harinya. Alhamdulillah, tak ada keluhan sama sekali dengan jahitanku dan hasil jahitannya tampak bagus saat kontrol seminggu kemudian.

Pengalaman melahirkan kali ini sungguh berbeda. Meski harus menghabiskan waktu dan tenaga yang cukup banyak, tapi aku dan suami telah melewati momen-momen tersebut dengan tenang dan bahagia.

I’m sending a million thanks to Dr. Arief Gazali SpOG and team. Semoga kita dapat bertemu di lain kesempatan dalam keadaan baik dan lebih membahagiaan. Tapi mungkin jangan dalam waktu dekat dulu ya, Dok! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.