Investasi Reksa Dana di Smartphone via Bibit

Disclaimer: This is NOT a paid review of Bibit App. As always, all opinions & ideas are entirely my own.

Tulisan ini sengaja dibuat atas rikues dari teman dan pembaca blogku melalui DM dan komen pada blogpost aku yang ngebahas tentang perencanaan asuransi. Sebelum aku ngebahas investasi reksa dana yang aku pilih, mohon izin sedikit untuk berbagi pengetahuan dasarnya dulu ya (in case ada yang belum tau).

Apa Itu Reksa Dana & Kenapa Pilih Reksa Dana?

Gampangnya, reksa dana adalah investasi yang isinya berbagai macam instrumen. Ibaratnya nih, kita beli satu paket yang isinya udah dipilihin sama ahli keuangan — gabungan 30 sampai 50 saham atau instrumen keuangan yang performanya dianggap paling bagus. Ibarat sebuah karir, reksa dana adalah awal karirnya investor saham.

Aku dan suami akhirnya mencoba beli reksa dana karena saran dari teman kantor suami yang juga seorang Certified Financial Planner (CFP). Reksa dana terjangkau, liquid (bisa diperjualbelikan kapan aja), biaya rendah, imbalan cukup tinggi, dan nggak kena pajak. Gimana dengan deposito? Hm, nggak bikin untung. Kalo simpan di bank? Malah bikin buntung.

Setelah aku dan suami melakukan riset dan praktek — kami akhirnya memantapkan pilihan untuk beli reksa dana melalui aplikasi Bibit. Apa itu Bibit dan kenapa Bibit? Lanjut baca ya…

Tentang Bibit & Keunggulannya

Bibit adalah aplikasi jual-beli reksa dana. User Interface, user experience dan navigasinya simpel banget, bikin kita gampang untuk berinvestasi meski tanpa punya pengalaman sebelumnya. Bibit menerka profil kita dengan menggunakan Modern Portfolio Theory.

Kerennya, Bibit punya Robo-Advisor. Tugasnya: secara otomatis bakal nyesuaiin investasi kita berdasarkan umur, penghasilan dan toleransi kita terhadap resiko. Kalo nggak mau dibantu Robo-Advisor atau mau pilih portofolio sendiri? Bisa juga ko.

Aku kenal Bibit dari suami, yang kebetulan rajin ngulik beberapa platform sejenis seperti Bareksa, Tanamduit, Ajaib, atau BukaReksa (dari Bukalapak). Meski Bibit adalah aplikasi yang tergolong baru, tapi aku ngerasa Bibit adalah yang terbaik. Well, Ajaib juga lumayan sih. Sedangkan Bareksa sebagai pioneer, menurutku masih kalah intuitive dibanding Bibit — masih tradisional banget.

Oh iya, beberapa hal ini juga penting sebagai bahan pertimbangan:

  1. Bibit udah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  2. Pilihan reksa dananya (sebenernya) banyak, tapi yang ditampilin sedikit. Ngga bikin kita yang bukan ahli ini jadi pusing milih. Bibit nampilin hanya portfolio yang performanya terbaik.
  3. Ada opsi reksa dana syariah. Caranya juga simpel: cukup aktifin tombol ‘Preferensi Syariah’ aja.
  4. Ini terpenting: beli reksa dana bisa bayar pakai GO-PAY. Cepet dan hassle-free! Paling males kalo aku harus transfer dan upload bukti transfer segala untuk verifikasi.

Next Stop, Harus Mulai dari Mana?

No worries — akupun clueless juga awalnya. Maklum, ilmu investasiku juga belajarnya bukan di kampus eh malah dari Jouska. Hehehe. Tapi sebagai pemula, mungkin bisa mengawali dari sini:

  1. Tau tujuan keuangan kita. Ingat ya, investasi reksa dana ini idealnya jadi investasi jangka panjang. Kalau ngarep return 20% dalam 2-3 bulan ya nggak bisa!
  2. Pilih platform reksa dana online, agar ga perlu ke bank. Cukup download, daftar, dan langsung beli. Jangan ditunda-tunda.
  3. Jangan pusing milih. Kalau di aplikasi Bibit, mendingan percayain pada Robo-Advisor aja. Ia akan nentuin instrumen yang terbaik. Aku dan suami sempat ngetest untuk bikin beberapa reksa dana di Bibit. Satu portfolio pilihan Robo-Advisor, dan satu lagi portfolio pilihan sendiri. Setelah diperhatiin dalam beberapa bulan terakhir, terbukti memang performa portfolio pilihan Robo-Advisor lebih unggul.
  4. Nabung rutin tiap bulan secara konsisten. Lebih baik nabung sedikit tapi rutin daripada nabung sekali tapi langsung gedhe.
  5. Don’t put your eggs in one basket. Udah sering denger kalimat ini kan? Diversifikasi dalam investasi itu penting, agar kalo satu rugi, yang lain masih bisa nutupin kerugiannya.

Gimana dengan Investasi P2P Lending dengan Imbalan Besar?

Mungkin ada juga teman-teman yang udah lumayan sering investasi, lalu nanya pendapaku tentang Peer-to-Peer (P2P) lending App lainnya seperti Akseleran, KoinWorks, Ivestree atau Mekar yang juga nawarin bunga atau imbal hasil 18-21%? Kenapa nggak pilih ini aja, kan lebih ‘cuan’?

Hmm, emang betul sih imbalannya lebih tinggi, tapi (tanpa melihat aspek agama yaitu halal/haram dan riba/nggak) aku dan suami merasa kurang sreg dengan business model pinjam-meminjamnya ini. Sulit dijelasin dengan kata-kata, tapi intinya kami memutuskan untuk nggak ingin mencoba. πŸ™‚

In summary, seneng dengan hadirnya aplikasi seperti Bibit. Aku berharap akan bermunculan terus aplikasi-aplikasi fintech yang user friendly seperti ini di masa mendatang. Oh iya, Bibit juga punya referal program. Teman-teman bisa menggunakan kode salsabila saat mendaftar untuk dapetin modal reksa dana sebesar Rp. 50.000.

Anyway, meski reviewnya nggak super comprehensive (maklum ya, aku bukan financial planner), tapi semoga tulisan ini bermanfaat. Kalau ada pertanyaan dan ingin diskusi, ditunggu juga di kolom komentar di bawah ini ya!

~ Salsabila Maharani Boekoesoe

One thought on “Investasi Reksa Dana di Smartphone via Bibit

  1. ✨ Ayo daftar Bibit.id sekarang juga dan dapatkan cashback reksa dana senilai Rp50.000 Dengan memasukkan kode referral ini saat pendaftaran Kode Referral Bibit : ” promobibit100 ” ✨

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.