Ringkasan Buku: “10 Langkah Menjadi Financial Planner untuk Diri Sendiri (Khusus Ibu Rumah Tangga)”

Ringkasan Buku: “10 Langkah Menjadi Financial Planner untuk Diri Sendiri (Khusus Ibu Rumah Tangga)”

Sejak beli dan dipost di IG Stories beberapa hari lalu, aku menerima DM dari teman-teman, menanyakan apa saja hal-hal yang dijelaskan di dalam buku "10 Langkah Menjadi Financial Planner untuk Diri Sendiri (Khusus Ibu Rumah Tangga)". Karena kebetulan baru selesai baca juga, jadi aku baru sempat share sekarang. Semoga ringkasan isi bukunya berikut bermanfaat ya!

Advertisements

Financial Planning #1: Perlahan Memperbaiki Cashflow Keuangan Keluarga

Financial Planning #1: Perlahan Memperbaiki Cashflow Keuangan Keluarga

Bulan lalu kami resmi hidup mandiri (lagi) di rumah baru. Terlena karena banyak ini-itu yang selama ini (tanpa kita sadari) ditanggung oleh orang tua, kami baru sadar betapa besarnya pengeluaran yang harus dirogoh. Baru tengah bulan, kamipun defisit secara finansial. Jujur, belum pernah sebokek ini di tanggal belasan. Kami duduk bareng dan diskusi. Hingga akhirnya, kami menemukan beberapa kesalahan yang harusnya bisa dihindari.

Keputusanku Untuk Tak Menyekolahkan Anak Terlalu Dini

Keputusanku Untuk Tak Menyekolahkan Anak Terlalu Dini

Awalnya, sebagai Ibu "milenial", aku sangat tertarik untuk mengobservasi dan mengeksplorasi tumbuh kembang anak yang disekolahkan dini oleh orang tuanya. Jujur aku penasaran atas dampaknya. Katanya, bersekolah dapat meningkatkan kemampuan akademik dan sosialisasi anak dengan lingkungannya. Tapi setelah mendalaminya, apa sebenarnya manfaat menyekolahkan anak di usia dini? Tepatkah? Haruskah? Lalu kapan usia yang tepat untuk menyekolahkan anak?