Memilih Dokter Spesialis Kehamilan untuk Anak Kedua

Memilih Dokter Spesialis Kehamilan untuk Anak Kedua

Pada kehamilan keduaku kali ini, aku mencoba untuk berburu dan mengeksplor Dokter-Dokter Obgyn & Rumah Sakit yang berbeda. Setelah sebelumnya aku berbagi cerita tentang beberapa Dokter dan RSIA hits di Jakarta, pencarian kamipun akhirnya berakhir di Rumah Sakit Umum yang nggak jauh dari tempat tinggalku, yaitu Rumah Sakit MMC bersama Dr. Arief Gazali, SpOG.

Advertisements

Berhenti Meng(ASI)hi Tak Berarti Berhenti Menyayangi

Berhenti Meng(ASI)hi Tak Berarti Berhenti Menyayangi

Mei 2018 lalu, anakku Sophia genap berusia 20 bulan. Bulan ini juga, akupun diberi amanah untuk hamil lagi. Banyak yang bilang, hormon saat hamil dan hormon saat menyusui sifatnya bertolak belakang, sehingga hamil dan menyusui idealnya nggak terjadi secara bersamaan. Ini adalah kisah pengalamanku saat menyapih Sophia beberapa bulan lalu. Singkat, nggak mudah, tapi indah.

Siap Menggendut (Lagi) — I’m Expecting Baby Number 2!

Siap Menggendut (Lagi) — I’m Expecting Baby Number 2!

Ketika baru saja aku pamer ke suamiku bahwa berat badanku (akhirnya) kembali normal seperti awal menikah, ternyata aku resmi hamil lagi. Tentunya, kabar ini kami terima dengan  dengan senang hati — meskipun antara panik dan nggak sih. Apakah ini adalah waktu yang tepat? Akankah Sophia akan mendapatkan perhatian yang cukup? Atau, kapan aku akan bisa tidur nyenyak lagi?

Pentingnya Pendidikan Meski Sudah Bertitel Ibu Rumah Tangga

Pentingnya Pendidikan Meski Sudah Bertitel Ibu Rumah Tangga

Semoga semua yang membaca sepakat bahwa perempuan adalah pangkal pendidikan bagi sebuah generasi baru. Bagi aku pribadi, belajar itu berat. Thesis itu melelahkan. Apalagi ketika thesis harus dikerjaan sembari juggling dengan pekerjaan kantor yang numpuk atau sembari berperan sebagai seorang Ibu. Ya, apalagi sembari berperan sebagai seorang Ibu.

Phrasa: Kolaborasi Ide 2 Ibu Rumah Tangga dalam Sebuah Pakaian

Phrasa: Kolaborasi Ide 2 Ibu Rumah Tangga dalam Sebuah Pakaian

Dengan pengetahuan fashion yang aku miliki, meskipun nggak tinggi, bersama dengan Adella (teman dekatku), akupun nggak ragu (alias nekat) untuk memulai usaha ini. Kami nggak punya selera berpakaian yang sama, tapi justru dengan latar belakang perbedaan itulah, kami menggabungkan dua hal yang kami minati, meleburkannya, lalu diluncurkan ke market. Inilah kisah tentang Phrasa.

Foto Album, Sebuah Kado Manis untuk Keluarga

Foto Album, Sebuah Kado Manis untuk Keluarga

Setiap jelang lebaran, aku dan suami selalu menyempatkan diri untuk mencetak foto-foto kami. Kenapa dicetak? Sederhana sih: sebagai hadiah. Hadiah ini kami berikan untuk mertuaku yang tinggal jauh di luar kota. Satu bulan lalu, aku menemukan ID Photobook. Daripada repot ke tukang cetak foto, nggak ada salahnya aku menggunakan jasa ID Photobook untuk hadiah mertuaku tahun ini.