Merencanakan Asuransi yang Tepat untuk Keluarga

Merencanakan Asuransi yang Tepat untuk Keluarga

Sejak aku memutuskan untuk resign dari pekerjaanku sebagai karyawan swasta, maka berakhir pula "perks" yang paling utama yaitu asuransi kesehatan kolektiv dari kantor. Artinya, back up utama saat musibah datang bergantung sepenuhnya pada asuransi kantor milik suami (yang sejujurnya sih nggak "wah" benget). Maka pertanyaannya sekarang, apakah itu aja udah cukup? Apakah kami sudah sepenuhnya terlindungi? Hal-hal ini selalu jadi pertanyaan sulit dalam beberapa bulan terakhir.

Advertisements